Liburan Jakarta ke Bandung Enaknya Naik Apa? Harga vs Effisiensi

Liburan Jakarta ke Bandung Enaknya Naik Apa? Harga vs Effisiensi

Perbandingan Biaya dan Kemudahan Macam-macam Transportasi ke Bandung

Setelah weekday penuh dengan masalah di kantor, weekend pun turut muncul masalah baru. Liburan ke mana? Bagi warga Jakarta, pilihan paling simpel nan jelas jawabannya “ke Bandung dong!”

Sudah bagai rutinitas untuk membuang penat ke Bandung, perjalanan Jakarta-Bandung (dan sebaliknya) sudah tak lagi semendebarkan dan semenarik dulu, saat pertama kali mencicipi liburan ke Paris van Java ini.

Menjadi momen yang paling melelahkan dan membosankan, apalagi macet, membuat mood liburan lenyap, cuma stress dan bete yang tersisa. Liburan, momen yang pendek, harusnya menyenangkan dari awal hingga akhirnya, nggak semestinya malah menjadi siksaan karena macet maupun kehabisan tiket travel.

Yuk ganti sensasi biar liburanmu bisa enjoy secara penuh, agar Senin siap lagi masuk kantor dengan semangat baru, dari pesawat sampai kapal selam (kalau ada), cara pergi ke Bandung!

Travel / Shuttle Bus
Dari yang paling umum dan pasaran dulu nih, langganan para anak rantau yang kuliah di Bandung dan tinggal di Jakarta, maupun yang tiap Sabtu ngapel pacar di beda kota.

Cukup banyak penyedia jasa shuttle bus dari dan ke Bandung, yang cukup ternama seperti Baraya Travel (yang terkenal murah, mulai dari Rp65.000!) CitiTrans, MGO, DayTrans dan Xtrans. Harga tiket untuk satu penumpang berkisar dari Rp65.000 hingga Rp150.000 , dengan rute lumayan flexibel dari Bekasi, Tangerang bahkan Bandara Soekarno-Hatta, menuju ke Pasteur, Cihampelas, Dago dan lainnya.

Shuttle bus umumnya mampu menampung 8-12 orang, namun beberapa penyedia jasa shuttle juga memiliki opsi Bus yang mampu menampung hingga 40 penumpang dengan harga yang serupa. Waktu tempuh pada umumnya adalah 2.5-3.5 jam dengan kondisi jalan yang normal, jika saat weekend, liburan, ada event, kemacetan, ataupun pembangunan perjalanan dapat mencapai 5 jam, 8 jam untuk kasus yang paling parah!

Biaya : Rp65.000 – 150.000 per orang bervariasi menurut rute, dan kenyamanan fasilitas shuttle bus (seperti free pickup dan drop off di alamat, ac/non ac, dan pelayanan pelanggan)
Waktu : 2.5-3.5 jam untuk keadaan normal, 5-8 jam pada saat keadaan tertentu seperti weekend, pembangunan, event, dll
Keuntungan : tidak perlu ribet dan capek karena seluruh masalah akomodasi dalam transportasi diurus oleh pihak travel, banyak rute pilihan, harga memadai.
Kekurangan : pinggul dan kaki pegal-pegal bagi yang tidak terbiasa duduk dalam waktu yang lama dengan ruang kaki yang umumnya sempit, dan apalagi kalau macet!

Mobil
Mobil pribadi (ataupun mobil minjem temen) bisa juga jadi alternatif yang bagus untuk yang sudah menguasai seluk beluk jalan Jakarta-Bandung terlebih lagi biar jalan-jalan di Bandung lebih gampang karena punya kendaraan pribadi. Umumnya mereka yang punya kerjaan butuh PP Jakarta-Bandung ataupun yang kuliah, memilih menuntun sendiri jalan yang ingin dipilih demi fleksibilitas dan juga bisa jadi pilihan yang lebih murah untuk travel rame-rame, sama keluarga atau sama temen!

Kita hitung secara kasar, yang harus disiapkan untuk travel Jakarta-Bandung, butuh menyiapkan uang saku untuk: Bensin dan Tol (untuk cemilan dan starbucks jangan dimasukin ke budget akomodasi ya).

Dari yang hemat seperti Ertiga (16km/ liter) sampai yang umum seperti Avanza (12km/liter) , dengan jarak tempuh 140km dan harga bensin Rp9.500/liter, perlu menyediakan Rp.80.000-110.000, ditambah dengan Tol Jakarta-Bandung Rp61.500 (bila belum ada perubahan harga).

Biaya : Rp140.000-170.000 untuk satu mobil, jika normalnya membawa 4-5 orang, artinya hanya sekitar Rp30.000-40.000/per orang!
Waktu : 2.5-5 jam, serupa dengan shuttle bus, namun karena bisa fleksibel dan ikut jalur waze umumnya dapat sampai lebih cepat.
Keuntungan : fleksibel, pilihan murah jika travel rame-rame.
Kekurangan : kasihan yang bawa mobil, apalagi kalau manual!

Kereta Api
Pilihan travel darat yang anti macet, namun mungkin yang paling tidak fleksibel. Dengan harga yang memadai juga, bisa jadi alternatif kalau lagi bosen naik shuttle atau capek bawa mobil sendiri nih.

Biaya : Rp100.000 (ekonomi), Rp150.000 (eksekutif) dan Rp260.000 (priority) per orang, dari nyamannya tempat duduk hingga adanya tempat buat ngecas hp, ada 3 macam pilihan yang harganya cukup stabil.
Waktu : 3 jam 20 menit dan selalu tepat waktu kecuali jika ada gangguan, dengan jarak tempuh 169 km.
Keuntungan : gak perlu takut kehabisan tiket, harga stabil, lama perjalanan konsisten jadi tidak perlu takut telat.
Kekurangan : rute tidak fleksibel.

Pesawat
Bagi kalangan businessman yang anti-banget sama yang namanya telat, yang gak tahan sama mabuk darat, atau pengen eksis liburan ini foto sama awan-awan, sekali-sekali cobain deh ke Bandung naik pesawat.

Jangan salah tempat departure ya, karena untuk ke Bandung hanya tersedia di Bandar udara Halim Perdanakusuma lho, bukan di Soetta!

Biaya : Rp275.000-400.000 per orang , tergantung peak season dan ketersediaan bagasi.
Waktu : di udara selama 45 menit, namun untuk total perjalanan, termasuk untuk check in, boarding, pengambilan bagasi dan naik taxi, kira-kira memakan waktu total 3-3.5 jam.
Keuntungan : apabila kondisi jalur darat tidak memadai dan butuh transportasi yang cepat dan tepat, tidak perlu duduk terlalu lama dan nyaman.
Kekurangan : harga mencapai 2x lipat, namun sepadan dengan efisiensi waktu dan pengalaman yang diberikan terutama di keadaan mendesak.

Motor
Untuk penikmat angin dan yang punya stamina berlebih dan tidak kedapatan tiket shuttle atau tidak ada teman yang boleh nebeng, motor di rumah bisa juga jadi alternatif transportasi.

Walau waktu tempuh tidak lebih singkat dikarenakan tidak adanya tol, namun nuansa yang lebih santai, bisa menikmati alam, bertemu dengan biker lain, atau mampir bentar ke warkop menikmati perjalanan, dapat menjadi pengalaman menarik.

Biaya : Rp.35.000-50.000 per motor untuk bensin 4.5-5 liter.
Waktu : 3.5-6 jam pada umumnya, tergantung kecepatan dan pada malam hari jalan lebih sepi, namun saat weekend dan kejebak sialnya dapat mencapai 8 jam.
Keuntungan : paling fleksibel, kalau capek boleh markir bentar di samping, dapat lebih menikmati alam sekitar.
Kekurangan : resiko yang lumayan tinggi, kalau tidak kuat stamina jangan coba-coba ya!

Becak
Ini nih untuk traveler yang demennya hal-hal yang eksotis. Bagi yang ingin bernostalgia dengan masa-masa jadoel dan menikmati alam dengan sepenuhnya, tanpa terburu-buru, siapa tau iseng pengen tau rasanya dan yang paling penting, BERAPA SIH BIAYA NAIK BECAK JAKARTA BANDUNG? Yuk kita itung sama-sama.

Umumnya becak (seperti yang di Malioboro ntuh) nawar sama abang becaknya kira-kira 10-15ribu rupiah per kilometernya. Anggepannya ketemu abang becak yang baik hati nih dan mau ditawar 10ribu/km dan doi punya tenaga kuda, kita hitung ya:
Rp 10.000 / km * 141 km (Jakarta-Bandung) = Rp1.410.000

Walau harganya fantastis, tapi dijamin ga bakal nyesel deh, bakal jadi pengalaman sekali seumur hidup (dan bisa jadi konten YouTube yang bagus)

Kelebihan : bisa ketemu abang becak ganteng.
Kekurangan : tidak ada.

Udah itu aja, semoga para traveler dan penikmat liburan bisa menemukan metode transportasi yang pas, dan bisa juga mencoba pengalaman baru agar tidak monoton dan bisa enjoy menikmati dari perginya sampai pulangnya lagi ke rumah masing-masing dengan perasaan bahagia dan puas.

Leave a Reply

Close Menu